Pernahkah Anda mengalami stok menumpuk di satu gudang, sedangkan gudang lain justru tidak bisa memenuhi pesanan?
Situasi seperti ini sering terjadi jika Anda tidak mengelola perpindahan barang antar lokasi dengan baik.
Sebagai solusi, Anda bisa menggunakan sistem ERP seperti Odoo untuk mengatur pergerakan barang secara terstruktur dan real-time.
Sebelum mengetahui bagaimana cara transfer stok antar gudang dalam Odoo, mari pelajari pengertian, jenis-jenis transfer stok, dan manfaat yang Anda dapatkan.
Apa Itu Transfer Stok Antar Gudang di Odoo?
Transfer Stok antar gudang Odoo adalah proses pemindahan produk dari satu lokasi gudang ke gudang lain yang dicatat langsung dalam modul Inventory Odoo.
Sistem juga otomatis mengurangi stok di gudang asal dan menambahkan stok di gudang tujuan setelah transfer divalidasi.
Dengan cara ini, Anda tidak perlu lagi melakukan penyesuaian stok manual yang berisiko salah hitung.
Mengapa Anda Harus Melakukan Transfer Stok Antar Gudang?
Ada berbagai alasan kenapa Anda harus melakukan transfer stok antar gudang, seperti membantu menyeimbangkan stok, menghindari gudang yang kosong, dan mendukung kebutuhan penjualan.
- Menyeimbangkan Stok: Transfer stok membantu meratakan ketersediaan barang di berbagai lokasi gudang sehingga tidak ada gudang yang kelebihan atau kekurangan stok secara ekstrem.
- Menghindari Gudang Kosong: Gudang cabang tetap bisa melayani permintaan karena pasokan dapat dipindahkan dari lokasi lain. Hal ini juga meminimalisir risiko lost sales akibat stok kosong.
- Mendukung Kebutuhan Penjualan: Perpindahan stok membuat produk lebih dekat dengan lokasi pelanggan dan Anda bisa mengirimkannya dengan cepat dan efisien.
Jenis Transfer Stok Antar Gudang dalam Odoo
Odoo menyediakan tiga pilihan transfer stok yang bisa Anda pilih, seperti transfer manual, transfer otomatis, atau resupply antar gudang.
1. Transfer Manual
Proses transfer ini dilakukan dengan membuat dokumen internal secara langsung dari modul Inventory Odoo.
Di sini, Anda harus menentukan gudang asal, gudang tujuan, serta produk yang akan dipindahkan beserta jumlahnya. Metode ini cocok untuk kebutuhan mendadak atau perpindahan yang tidak rutin.
2. Transfer Otomatis
Selanjutnya adalah proses transfer otomatis yang berjalan berdasarkan rute yang sudah Anda konfigurasi sebelumnya.
Sistem akan melakukan perpindahan stok saat ada kondisi yang terpenuhi, seperti total stok lokasi tujuan yang di bawah jumlah minimum. Metode ini cocok untuk bisnis dengan volume transaksi tinggi.
3. Resupply Antar Gudang
Terakhir adalah resupply antar gudang yang digunakan ketika satu gudang berfungsi sebagai gudang pusat pemasok cabang. Anda bisa mengatur agar gudang cabang otomatis meminta pasokan dari gudang utama saat stok menipis.
Manfaat Transfer Stok Antar Gudang dalam Odoo
Dengan melakukan transfer stok antar gudang menggunakan Odoo, Anda bisa memastikan stok barang lebih merata, operasional lebih cepat, dan kontrol bidang lebih rapi.
- Stok Lebih Merata: Distribusi barang antar gudang menjadi lebih seimbang dan terukur serta Anda bisa memantau posisi stok per lokasi secara real-time.
- Operasional Lebih Cepat: Dengan Odoo, Anda bisa memproses permintaan antar gudang tanpa proses administrasi berulang. Tim gudang pun dapat bekerja dengan dokumen digital yang jelas.
- Kontrol Gudang Lebih Rapi: Setiap perpindahan memiliki nomor dokumen dan status proses untuk mempermudah proses pelacakan produk dan audit inventaris.
Cara Transfer Stok Antar Gudang dalam Odoo Versi 19.0
Untuk memperlancar proses transfer stok antar gudang Odoo, mari ikuti langkah-langkah berikut secara sistematis.
1. Masuk ke Modul Inventory

2. Klik Configuration lalu Pilih Settings


Berikan centang di kotak Storage Locations. Klik tombol Save untuk menyimpan pengaturan ini.
4. Buka Menu Operations dan Pilih Transfers Internal

5. Klik Tombol New untuk Membuat Proses Internal Transfer Baru

6. Isi Detail Penerima yang Dibutuhkan

Di sini, Anda perlu mengisi siapa PIC yang bertugas (opsional), lokasi stok awal, tujuan stok yang ingin dituju, tanggal perkiraan transfer, dan nomor dokumen pendukung (opsional).
7. Klik Add a Product

Masukkan produk yang ingin Anda transfer. Sebagai contohnya, kita akan memilih produk berupa Cable Management Box dan jumlahnya sebanyak 5 unit.
8. Klik Tombol Mark as Todo

9. Klik Tombol Validate untuk Mengakhiri Proses Internal Transfer

Cara Melihat History Transfer Internal
Berikut adalah beberapa langkah tambahan yang bisa Anda lakukan untuk memastikan apakah proses ini benar-benar berhasil.
1. Klik Tombol Moves untuk Melihat History Transfer Internal

2. Klik Products dan Pilih Products

Pilih produk yang ingin Anda cek, yaitu Cable Management Box dengan nomor seri [FURN_5555].
3. Klik Icon Total Unit Barang

4. Klik Icon Warehouse untuk Mengecek Lokasi Barang per Gudang

Klik icon warehouse dan pilih warehouse yang dijadikan tempat produk baru yang Anda pilih sebelumnya.
Saatnya Distribusi Stok Lebih Terkontrol dengan Odoo!
Itulah pengertian, jenis transfer stok yang bisa anda lakukan hingga cara transfer stok antar gudang dalam Odoo versi terbaru.
Dengan sistem yang terintegrasi ini, Anda bisa memindahkan stok, melacak pergerakan, dan menjaga keseimbangan persediaan secara real-time.
Sayangnya, ada beberapa fitur modul Inventory ini tidak tersedia di Odoo versi Community. Untuk menggunakannya secara optimal, pertimbangkan untuk melakukan implementasi Odoo Enterprise bersama Digivoz.
Sebagai salah satu Odoo partner Indonesia, tim ahli kami siap memberikan dukungan end-to-end hingga solusi ini memberikan hasil yang nyata.
Hubungi kami sekarang atau isi form konsultasi berikut dan beralihlah untuk menggunakan sistem Odoo secara end-to-end!