4 Cara Menggunakan Forecast Sales di Odoo CRM

Anda mungkin memiliki banyak leads dan peluang di pipeline, namun tetap kesulitan menjawab pertanyaan utama: “Berapa revenue yang bisa didapatkan bulan depan?”

Tanpa sistem yang jelas, beberapa bisnis mengandalkan asumsi saja yang sering menyebabkan target meleset dan strategi kurang tepat.

Sebagai solusinya, Anda bisa menggunakan forecast sales di Odoo ERP untuk mengubah data pipeline menjadi prediksi yang realistis dan mengarahkan bisnis secara lebih terukur.

Apa Itu Forecast Sales di Odoo?

Forecast sales di Odoo adalah fitur yang dapat menghitung potensi revenue berdasarkan data pipeline, seperti expected revenue dan probability.

Sistem ini tidak memprediksi secara otomatis, melainkan mengolah data peluang yang Anda input menjadi estimasi penjualan.

Hasil forecast ditampilkan berdasarkan expected closing date sehingga Anda dapat melihat potensi revenue per periode.

Manfaat Menggunakan Forecast Sales di Odoo

Fitur forecast sales Odoo akan membantu menilai potensi penjualan berdasarkan data pipeline. Ini membuat Anda bisa mengambil keputusan berbasis data, bukan sekadar perkiraan.

Mari simak apa saja manfaat yang ditawarkan fitur ini.

1. Prediksi Penjualan Lebih Akurat

Odoo akan menghitung potensi revenue setiap opportunity berdasarkan nilai dan probabilitas closing untuk menghasilkan estimasi yang lebih realistis dengan metode weighted revenue.

2. Membantu Perencanaan Bisnis

Forecast dapat memberikan gambaran waktu masuknya revenue sehingga Anda bisa merencanakan target dan strategi secara terarah ke depannya.

3. Mengurangi Keputusan Berbasis Asumsi

Fitur ini dapat membantu Anda menilai kondisi pipeline secara nyata, bukan hanya berdasarkan intuisi. Selain itu, Anda juga dapat mengambil keputusan bisnis lebih objektif dan mengurangi risiko.

4. Monitoring Pipeline Lebih Jelas

Odoo akan menampilkan semua peluang dalam satu dashboard berdasarkan waktu closing sehingga Anda dapat memantau distribusi peluang dan performa sales dengan mudah.

5. Membantu Meningkatkan Closing Sales

Tim sales dapat fokus pada peluang paling potensial berdasarkan data untuk meningkatkan efisiensi kerja  dan peluang closing secara signifikan.

Baca juga: Cara Meningkatkan Closing Sales dengan Odoo CRM untuk Bisnis

Cara Menggunakan Forecast Sales di Odoo

Untuk memahami cara menggunakan forecast sales di Odoo, Anda bisa mengikuti langkah berikut secara langsung di sistem:

1. Buka Modul CRM

Buka Modul CRM

Odoo akan menampilkan pipeline berisikan opportunity yang menjadi sumber dari data forecast.

2. Klik Menu New untuk Membuat Peluang Baru

Klik Menu New untuk Membuat Peluang Baru

3. Isilah Data Peluang yang Diperlukan

Isilah Data Peluang yang Diperlukan

Klik salah satu deal lalu isi kolom expected revenue, probability, dan expected closing date yang akan digunakan sebagai perhitungan forecast di Odoo.

4. Klik Menu Report dan Pilih Opsi Forecast

Klik Menu Report dan Pilih Opsi Forecast

Odoo akan menampilkan dashboard berisikan semua peluang yang sudah Anda input berdasarkan expected closing date.

Di bagian atas, Anda akan melihat total perkiraan revenue yang didapatkan dalam bulan tersebut. Forecast ini akan ter-update secara otomatis setiap kali Anda menggeser peluang  ke bulan lain.

Cara Membaca Forecast Sales di Odoo

Berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk membaca hasil yang didapatkan dari laporan forecast sales Odoo:

1. Lihat Total Forecast per Bulan

Lihat Total Forecast per Bulan

Di bagian atas setiap kartu peluang, terdapat total revenue yang menunjukkan potensi revenue berdasarkan seluruh deal di bulan tersebut.

Data ini merupakan hasil forecast yang dihitung secara realistis menggunakan rumus berikut:

Expected Revenue × Probability

2. Pahami Isi Setiap Opportunity

Pahami Isi Setiap Opportunity

Setiap kartu juga berisikan nilai deal yang harus Anda isi manual dan probability yang dihitung otomatis oleh Odoo. Data ini menjadi dasar perhitungan forecast yang ditampilkan.

3. Bandingkan Antar Periode

Perhatikan bulan mana yang memiliki forecast tinggi atau rendah untuk memahami pola penjualan dan mengatur strategi.

4. Analisis Kesehatan Pipeline

Jika Anda menemukan banyak deal tetapi forecast kecil, tandanya probability-nya rendah. Sementara itu, jika semua deal menumpuk di satu bulan, artinya pipeline belum terdistribusi dengan baik.

Kesalahan yang Umum Dilakukan Menggunakan Forecast Sales di Odoo

Fitur forecast dapat menghasilkan analisis yang kurang akurat jika digunakan tanpa pemahaman yang tepat. Untuk itu, sebaiknya hindari beberapa kesalahan berikut.

1. Mengira Forecast Bekerja Secara Otomatis

Banyak pengguna mengira Odoo langsung menghasilkan prediksi tanpa input data, padahal fitur forecast ini sepenuhnya bergantung pada data pipeline yang diisi.

2. Mengisi Expected Revenue Secara Asal

Nilai deal yang tidak realistis membuat forecast tidak akurat dan dapat menyebabkan strategi bisnis salah arah.

3. Tidak Memperbarui Pipeline Secara Rutin

Pipeline yang tidak diperbarui membuat forecast tidak relevan, karena deal yang tidak aktif tetap dihitung dan mengganggu analisis.

Baca juga: Cara Mengelola Leads dan Pipeline di Odoo CRM: Panduan Digivoz

Forecast yang Tepat Membantu Anda Menentukan Arah Strategi Bisnis

Banyak yang mengira forecast sales adalah alat prediksi otomatis, padahal sebenarnya adalah alat untuk membaca pipeline secara cerdas.

Dengan memahami cara menggunakan forecast sales di Odoo, Anda dapat menilai potensi revenue secara realistis dan menyusun strategi yang lebih terarah.

Jika Anda ingin menggunakan ERP ini dalam tim internal, pastikan untuk melakukan implementasi Odoo bersama Digivoz.

Sebagai salah satu Odoo partner Indonesia, tim ahli kami siap memberikan dukungan end-to-end–mulai dari konsultasi, pelatihan, migrasi data, hingga pemakaiannya secara real-time–hingga solusi ini memberikan hasil yang nyata.

Hubungi kami sekarang dan beralihlah untuk menggunakan sistem Odoo secara end-to-end!

Scroll to Top