4 Cara Mengatur Barcode di Odoo 19.0 versi Digivoz

Seringkali, pengelolaan stok dan pergerakan barang yang masih manual seringkali memicu kesalahan pencatatan dalam bisnis, seperti kesalahan input jumlah atau keterlambatan update stok.

Jika dibiarkan, masalah ini akan membuang waktu tim, bahkan menurunkan kepercayaan pelanggan.

Sebagai solusi, Anda bisa memanfaatkan teknologi barcode di Odoo untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi proses logistik.

Melalui Odoo 19.0, Anda bisa memanfaatkan fitur barcode yang terintegrasi langsung dengan modul Inventory. Sebelum menggunakannya, mari pelajari pengertian, manfaatnya, contoh penggunaan, hingga cara mengatur barcode pada produk di Odoo.

Apa Itu Fitur Barcode di Odoo?

Tampilan Fitur Barcode di Odoo

Fitur barcode di Odoo adalah sebuah sistem pemindaian yang digunakan untuk mencatat aktivitas stok secara otomatis.

Setiap hasil scan akan langsung terhubung ke modul Inventory sehingga seluruh data produk, jumlah, dan lokasi tercatat real-time sehingga Anda bisa memantaunya langsung melalui sistem.

Manfaat Menggunakan Barcode di Odoo

Dengan menggunakan barcode di Odoo, Anda bisa menyederhanakan proses gudang sekaligus meningkatkan akurasi data.

1. Input Data Lebih Cepat

Dengan fitur ini, Anda tidak perlu lagi menginput data satu per satu secara manual. Hanya dengan scan barcode, data produk langsung masuk ke sistem sehingga menghemat waktu kerja tim operasional.

2. Mengurangi Kesalahan Manual

Fitur ini membantu meminimalisir kesalahan input angka atau kode produk. Hal ini terjadi karena sistem membaca data langsung dari barcode sehingga lebih akurat. Risiko human error pun dapat ditekan secara signifikan.

3. Stok Lebih Akurat

Dengan fitur barcode Odoo, setiap pergerakan barang langsung tercatat otomatis. Data stok selalu ter-update secara real-time sehingga Anda dapat mengambil keputusan berbasis data yang lebih akurat.

Contoh Penggunaan Barcode dalam Operasional

Fitur barcode di Odoo dapat digunakan dalam berbagai aktivitas gudang sehari-hari. Berikut adalah contoh implementasinya yang dapat Anda tiru dan sesuaikan dengan alur bisnis:

  • Penerimaan Barang: Saat barang datang, staf cukup memindai barcode untuk mencatat penerimaan. Sistem akan otomatis menambah stok sesuai jumlah yang diterima.
  • Pengeluaran Barang: Barcode akan membantu mempercepat proses pengambilan barang dari gudang karena stok produk akan langsung berkurang secara otomatis setelah proses scan.
  • Transfer Antar Gudang: Proses perpindahan barang antar lokasi gudang menjadi lebih rapi karena setiap transfer tercatat jelas di sistem tanpa input manual.

Baca juga: Cara Mengatur Penerimaan dan Pemasukan Barang di Odoo versi Digivoz

Persiapan Sebelum Mengatur Barcode

Sebelum mengatur barcode di Odoo, ada beberapa hal penting yang perlu Anda siapkan agar proses berjalan lancar, yaitu:

1. Aktifkan Modul Inventory

Pastikan Anda mengaktifkan modul Inventory dalam Odoo Anda. Modul ini menjadi tempat pengelolaan produk, stok, dan barcode secara terpusat.

2. Siapkan Barcode Scanner

Gunakan barcode scanner yang kompatibel dengan sistem Odoo. Umumnya, Anda bisa menggunakan scanner USB plug-and-play saja untuk kebutuhan operasional, asalkan ia bisa membaca format barcode yang digunakan.

3. Pastikan Data Produk Rapi

Setiap produk harus memiliki data yang lengkap dan konsisten, mulai dari nama produk, satuan, hingga kode barcode. Data yang rapi akan mencegah kesalahan dalam proses scan produk.

Cara Mengatur Barcode pada Produk di Odoo 19.0

Berikut adalah panduan singkat tentang cara mengatur barcode di Odoo terbaru yang harus Anda terapkan secara sistematis:

1. Masuk ke Modul Inventory

Masuk ke Modul Inventory

2. Buka Menu Products lalu Pilih Products

Buka Menu Products lalu Pilih Products

3. Pilih Produk yang Akan Diberi Barcode

Pilih Produk yang Akan Diberi Barcode

Pilihlah produk yang Anda ingin berikan barcode. Misalnya, kita akan memilih produk Classic Leather Belt.

Jika Anda ingin membuat produk baru, klik tombol New yang ada di pojok kiri.

4. Navigasi ke Kolom Barcode di Tab General Information

Navigasi ke Kolom Barcode di Tab General Information

Klik kolom Barcode lalu masukkan kode barcode sesuai label fisik produk yang digunakan di gudang.

Odoo akan langsung menyimpan kode barcode ini dan Anda bisa langsung memindainya untuk beberapa situasi, mulai dari menerima barang hingga mentransfernya antar lokasi gudang.

Kesalahan Umum Saat Mengatur Barcode

Meski terlihat sederhana, masih ada beberapa kesalahan yang sering terjadi saat implementasi barcode.

Mari simak beberapa kesalahan ini agar Anda bisa menghindarinya di kemudian hari:

1. Barcode Ganda

Jika Anda menggunakan barcode yang sama untuk dua produk berbeda, Odoo akan mengalami kekacauan data dan sulit membedakan produk saat proses scanning dilakukan.

2. Scanner Tidak Sesuai

Tidak semua barcode scanner kompatibel dengan format barcode tertentu. Hal ini bisa menyebabkan barcode gagal terbaca atau salah input.

3. Data Produk Belum Lengkap

Produk tanpa data yang lengkap akan menyulitkan proses pencatatan. Pastikan seluruh informasi produk sudah diisi dengan benar sebelum digunakan.

Baca juga: Cara Membuat dan Mengelola Kategori Produk di Odoo 19.0

Optimalkan Manajemen Stok dengan Barcode Odoo

Itulah langkah-langkah yang harus Anda terapkan saat ingin mengatur barcode di Odoo versi 19.0. Dengan fitur ini, pengaturan inventaris Anda dapat bekerja lebih cepat, rapi, dan minim kesalahan.

Sayangnya, fitur barcode di Odoo ini tidak tersedia di Odoo versi Community. Untuk menggunakannya, pertimbangkan untuk melakukan implementasi Odoo Enterprise bersama Digivoz.

Sebagai salah satu Odoo partner indonesia Odoo, tim ahli kami siap memberikan dukungan end-to-end hingga solusi ini memberikan hasil yang nyata.

Hubungi kami sekarang atau isi form konsultasi berikut dan konsultasikan kebutuhan ERP Anda sekarang!

Scroll to Top