6 Cara Membuat Report Inventory di Odoo 19.0 dengan Tepat

Untuk menjaga pengelolaan stok bisnis, Anda perlu mengetahui cara membuat report inventory yang tepat.

Dengan laporan yang akurat dan real-time, Anda bisa memantau stok, menghindari kekurangan, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Untuk mempermudah proses ini, terdapat beberapa sistem ERP seperti Odoo yang mampu membuat report inventory dengan mudah dan dapat disesuaikan untuk mendapatkan insight bisnis nyata.

Sebelum mengetahui cara membuat report inventory di Odoo, mari kita pelajari beberapa jenis report yang dapat dibuat dengan Odoo.

Jenis-jenis Report Inventory yang Dapat Dibuat

Ada berbagai jenis laporan inventaris yang bisa Anda buat di Odoo sesuai kebutuhan analisa dan monitor bisnis, yaitu report stock, moves history, dan moves analysis.

1. Stock

Laporan ini menampilkan stok barang yang tersedia di berbagai lokasi dan gudang dalam bentuk tabel atau grafik. Ia menyediakan informasi seperti jumlah barang tersedia, lokasi, dan status ketersediaan produk.

2. Moves History

Laporan history mampu mencatat semua pergerakan barang masuk dan keluar di inventory, termasuk transfer antar gudang dan pengeluaran ke pelanggan. Dengan data ini, Anda dapat mengetahui alur distribusi dan stok yang berubah sepanjang waktu.

3. Moves Analysis

Laporan ini menggabungkan data pergerakan barang sehingga dapat menganalisa tren, pola penggunaan, dan inventarisasi produk secara mendalam.

Report ini membantu Anda dalam membuat keputusan strategis, seperti pengadaan dan pengelolaan stok.

Baca juga: 3 Contoh Daftar Inventaris dalam Pengelolaan Stok Bisnis

Konfigurasi Awal Sebelum Membuat Report Inventory di Odoo

Sebelum membuat laporan, ada beberapa pengaturan awal yang perlu Anda lakukan. Mari simak langkah-langkahnya di bawah ini.

1. Pastikan Data Produk dan Lokasi Sudah Terstruktur

Sebelum membuat laporan, pastikan untuk menyusun data produk, lokasi penyimpanan, dan kategori dengan benar dalam modul Inventory.

Struktur data yang rapi menghasilkan report yang akurat, mudah dianalisis, dan meminimalisir kesalahan input.

2. Atur Hak Akses Pengguna untuk Laporan

Pastikan untuk mengatur role pengguna sehingga hanya tim tertentu saja yang mampu membuat dan melihat report inventory.

Pengaturan izin ini dapat menjaga keamanan data, mengontrol pengolahan laporan, dan mempermudah kolaborasi antar tim.

3. Siapkan Filter dan Group By untuk Analisis Data

Tentukan filter yang relevan sebelum membuat laporan agar proses analisis lebih cepat. Dengan pengaturan awal ini, Anda bisa membuat laporan dengan lebih terarah dan mudah dipahami.

Cara Membuat Report Inventory di Odoo 19.0

Mari ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk membuat report inventory di Odoo versi 19.0:

1. Buka Modul Inventory

Buka Modul Inventory

2. Pilih Menu Reporting

Pilih Menu Reporting

3. Klik Jenis Report yang Akan Anda Buat

Klik Jenis Report yang Akan Anda Buat

Anda bisa memilih tiga jenis report, yaitu Stock, Moves History dan Moves Analysis. Di sini, kita akan memilih jenis laporan Stock.

4. Aktifkan Fitur Filter atau Group By

Aktifkan Fitur Filter atau Group By

Di bagian kiri, Anda bisa menemukan berbagai opsi Filter dan Group By yang dapat dipakai. Sesuaikan fitur ini dengan kebutuhan report inventory bisnis.

4. Pilihlah Beberapa Produk yang Ingin Disertakan dalam Report

Pilihlah Beberapa Produk yang Ingin Disertakan dalam Report

5. Klik Tombol Actions dan Pilih Export/Insert to Spreadsheet

Klik Tombol Actions dan Pilih Export/Insert to Spreadsheet

Kita akan memilih opsi Export untuk mengekspor data dari Odoo. 

6. Tentukan Format Dokumen dan Klik Export

Tentukan Format Dokumen dan Klik Export

Di sini, ada dua format yaitu XLSX atau CSV. Setelah itu, klik Export.

Tips Memaksimalkan Penggunaan Report Inventory dengan Odoo

Untuk mendapatkan hasil laporan yang maksimal, Anda bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini:

1. Perbarui Data Produk dan Lokasi Secara Konsisten

Perbarui informasi produk dan lokasi untuk mendapatkan hasil laporan yang akurat. Dengan data yang konsisten, Anda dapat menghitung stok dan mengambil keputusan yang tepat. Selain itu, data yang rapi juga membuat Odoo dapat memberikan insight dengan optimal.

Baca juga: Penyesuaian Inventaris Odoo: Fungsi dan Cara Menerapkannya versi Digivoz

2. Gunakan Tampilan Pivot Table dan Grafik untuk Visualisasi Data

Gunakan tampilan pivot dan grafik di Odoo untuk membaca tren dan pola data dengan mudah. Visualisasi ini memudahkan Anda untuk memahami kondisi inventaris bisnis dan mempercepat proses analisis serta pengambilan keputusan.

3. Rutin Mengunduh dan Menyimpan Laporan

Lakukan ekspor laporan secara berkala untuk keperluan dokumentasi dan audit internal. Data ini dapat digunakan untuk membandingkan performa stok bisnis dari waktu ke waktu atau mempermudah rekonsiliasi data.

4. Berikan Pelatihan Reporting untuk Tim

Berikan pelatihan penggunaan Odoo kepada tim gudang, procurement, dan finance. Dengan pelatihan ini, mereka dapat membaca dan membuat laporan inventaris akurat dengan lebih mudah.

Wujudkan Manajemen Stok Lebih Akurat dengan Odoo

Itulah langkah-langkah untuk membuat report inventory di Odoo versi 19.0. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat mengurangi risiko stok berlebih atau kekurangan serta meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan.

Apakah Anda ingin mengimplementasikan Odoo dalam bisnis? Mari lakukan proses implementasinya bersama Digivoz.

Sebagai salah satu mitra resmi Odoo, kami siap seluruh proses implementasi Odoo ERP ini–mulai dari konsultasi, pelatihan, migrasi data, hingga pemakaiannya secara real-time.

Hubungi kami sekarang atau isi form konsultasi berikut dan mulai proses digitalisasi bisnis Anda.

Scroll to Top