Apakah Anda sedang membutuhkan panduan tentang cara membuat report di Odoo? Artikel ini merupakan jawaban dari permasalahan Anda.
Sistem ERP dari Odoo menyediakan berbagai fitur yang berguna–salah satunya reporting untuk setiap modul. Dengan fitur ini, Anda dapat membuat report informatif dan terstruktur untuk pengambilan keputusan strategis yang tepat.
Sebelum mengetahui bagaimana cara membuat report accounting di Odoo, mari kenali dahulu beberapa jenis report yang bisa Anda buat dalam Odoo ERP.
Jenis-jenis Report Accounting dalam Odoo ERP
Ada beberapa jenis report accounting dalam Odoo yang membantu Anda memahami kondisi keuangan dan operasional secara menyeluruh. Pilihlah jenis yang paling sesuai dengan kebutuhan analisis bisnis Anda.
1. Neraca (Balance Sheet)
Laporan neraca akan menampilkan posisi keuangan bisnis pada waktu tertentu. Laporan ini menyediakan informasi berupa rincian aset, kewajiban, dan ekuitas bisnis dengan lengkap. Dengan ini, Anda dapat menilai kesehatan finansial bisnis secara keseluruhan.
2. Laporan Laba Rugi (Profit and Loss)
Selanjutnya adalah laporan laba rugi yang bisa menggambarkan pendapatan, biaya, laba, dan rugi bersih yang diterima bisnis selama periode tertentu. Anda bisa menggunakan laporan ini untuk mengevaluasi performa bisnis dan menyusun strategi pengelolaan keuangan yang tepat.
3. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)
Laporan arus kas berguna untuk memantau aliran kas masuk dan keluar dalam bisnis. Anda bisa menggunakan informasi ini untuk menjaga likuiditas serta memenuhi kewajiban finansial perusahaan.
4. Buku Besar (General Ledger)
Selanjutnya adalah laporan buku besar yang berisikan rincian transaksi keuangan lengkap untuk setiap akun. Laporan ini akan menjadi dasar untuk membuat laporan keuangan lainnya dan mempermudah pelacakan transaksi dengan mendetail.
5. Aging Report
Terakhir adalah aging report yang berisikan informasi tentang piutang dan utang berdasarkan waktu transaksi. Dengan laporan ini, Anda dapat mengelola kredit dan pembayarannya secara lebih efektif dan mengurangi risiko piutang yang terhambat.
Konfigurasi Awal Sebelum Membuat Report Accounting
Sebelum membuat report accounting dengan Odoo, Anda perlu melakukan beberapa konfigurasi terlebih dahulu. Ini akan membantu menghasilkan laporan yang akurat dan lengkap.
1. Pastikan Modul Terkait Terpasang dan Terkonfigurasi
Pasanglah dan lakukan konfigurasi pada modul-modul yang Anda butuhkan–misalnya seperti modul Accounting, Sales, dan Inventory. Menyesuaikannya dengan kebutuhan bisnis membuat report yang disusun memiliki data-data yang lengkap dan valid.
2. Aktifkan Developer Mode
Jika Anda mau, Anda dapat mengaktifkan mode developer dalam sistem Odoo. Dengan ini, Anda bisa mengakses fitur-fitur lanjutan untuk pembuatan dan kustomisasi laporan tingkat lanjut. Selain itu, mode ini juga memudahkan proses debugging serta pengujian laporan custom.
3. Atur Chart of Accounts dan Periode Akuntansi
Anda harus melakukan pengaturan Chart of Accounts serta periode akuntansi yang tepat. Dengan ini, report akan menampilkan data-data yang sesuai dengan standar perusahaan serta periode pelaporan yang diinginkan.
4. Pastikan Data Transaksi Lengkap dan Valid
Melakukan input data transaksi dengan lengkap dan valid akan menghasilkan laporan yang akurat. Selain itu, pastikan juga sudah mencatat semua transaksi dengan benar dan tidak ada data yang terlewat.
5. Cek Integrasi Antar Modul
Lakukan pengecekan rutin terhadap integrasi antar modul. Ini membuat data-data dalam report tetap sinkron dan up-to-date. Dengan konfigurasi yang tepat, Anda bisa membuat report dengan lancar dan maksimal.
Baca juga: API pada Odoo: Pengertian, Fitur-fitur, dan Penggunaannya
Cara Membuat Report Accounting di Odoo
Setelah melakukan konfigurasi, saatnya Anda mengetahui cara membuat report accounting di Odoo. Ikuti langkah-langkah di bawah ini!
1. Membuka Menu Laporan Akuntansi

Sumber: Odoo
Pertama-tama, bukalah modul Accounting. Setelah itu, pilih menu Reporting dan scroll hingga menemukan bagian Management. Lalu, klik Accounting Reports. Di sini, Anda dapat membuat dua tipe laporan sederhana: Root report serta Variant.
- Root report adalah laporan umum yang bisa digunakan sebagai dasar untuk laporan lain yang lebih khusus.
- Variant merupakan laporan khusus yang dibuat berdasarkan root report. Biasanya, laporan ini dapat disesuaikan untuk kebutuhan negara atau regulasi tertentu.
2. Membuat Root Report Baru

Sumber: Odoo
Untuk membuat root report, buatlah sebuah menu item dengan cara membuka report tersebut dan pilih opsi Action lalu Create Menu Item. Lakukan refresh halaman dan laporan ini akan tersedia dalam menu Reporting.
3. Membuat Variant dari Root Report

Sumber: Odoo
Laporan ini akan selalu merujuk pada root report. Jika ingin membuat variant, pilihlah opsi Root Report yang tepat dalam kolom Root Report. Variant yang Anda buat akan ditampilkan di variant selector di sisi kanan atas–sehingga Anda dapat mengaksesnya sesuai kebutuhan.
4. Mengisi Baris Laporan (Report Lines)

Sumber: Odoo
Setelah berhasil membuat laporan, sebaiknya berikan baris-baris yang berisikan data spesifik. Buatlah baris ini dengan memilih opsi Add a Line. Sebagai alternatif, Anda bisa langsung klik baris yang sudah ada untuk memodifikasinya.
Ingatlah bahwa Anda harus mengisi kolom Name supaya lebih mudah diidentifikasi. Selain itu, berikan juga Optional Code jika Anda ingin melakukan perhitungan atau pengelompokan data.
5. Menggunakan Opsi Layout dan Formula
Selain membuat baris laporan, Anda juga dapat mengatur layout atau menggunakan formula pada baris untuk perhitungan khusus–seperti total atau subtotals. Dengan ini, Anda bisa membuat report dengan format yang dibutuhkan bisnis atau regulasi lokal.
Tips Mengoptimalkan Pembuatan dan Penggunaan Report di Odoo
Untuk membuat report secara optimal, terapkan beberapa tips ini–mulai dari penggunaan fitur analytic accounts, pembaruan data rutin, gunakan dashboard, hingga penjadwalan pengiriman laporan otomatis.
1. Gunakan Analytic Accounts
Manfaatkan fitur analytic accounts untuk melakukan pelacakan keuangan yang lebih rinci berdasarkan proyek atau departemen. Ini akan membantu Anda untuk menganalisis biaya dan profitabilitas secara detail.
Baca juga: 5 Cara Membuat Account Analytic di Odoo 18.0 versi Digivoz
2. Rutin Perbarui dan Validasi Data Transaksi
Pastikan untuk selalu memperbarui dan memvalidasi data transaksi bisnis Anda secara berkala. Dengan ini, Anda dapat membuat report yang selalu akurat dan bisa diandalkan untuk membantu pengambilan keputusan.
3. Manfaatkan Dashboard Visual
Gunakan dashboard visual untuk melakukan monitoring data secara real-time. Dashboard ini akan memberikan gambaran performa bisnis dengan grafik yang mudah dipahami, bahkan jika Anda tidak memiliki latar belakang teknis apapun.
4. Kustomisasi Laporan Sesuai Kebutuhan
Jangan lupa untuk menyesuaikan format dan isi laporan dengan kebutuhan bisnis Anda. Laporan yang tepat sasaran akan memudahkan manajemen untuk memahami dan menggunakannya dalam pengambilan keputusan.
5. Jadwalkan Pengiriman Laporan Otomatis
Terakhir, manfaatkan fitur penjadwalan pengiriman laporan otomatis melalui email. Hal ini akan meningkatkan efisiensi distribusi dan memastikan stakeholder selalu mendapatkan update terbaru perihal operasional bisnis Anda.
Maksimalkan Bisnis Anda dengan Report Odoo dari Digivoz!
Itulah panduan singkat tentang cara membuat report accounting di Odoo yang dapat Anda terapkan. Dengan dukungan ini, Anda bisa menghasilkan report bisnis yang akurat, profesional, dan siap mendukung pengambilan keputusan strategis.
Tertarik untuk menggunakan Odoo ERP? Percayakan Digivoz sebagai partner implementasi Odoo dalam bisnis Anda. Sebagai salah satu mitra resmi Odoo, kami menyediakan solusi dan jasa implementasi Odoo ERP yang terintegrasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.
Siap transformasi bisnis Anda untuk operasional yang lebih efisien? Hubungi tim Digivoz sekarang dan konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama kami.