Pengelolaan aset perusahaan menjadi rumit apabila data-data penting tersebar di spreadsheet, pencatatan depresiasi masih manual, dan monitoring aset belum terintegrasi dengan sistem keuangan.
Kondisi ini dapat menyebabkan kesalahan perhitungan nilai aset, aset tidak terlacak, dan laporan keuangan yang kurang akurat.
Oleh karena itu, banyak perusahaan beralih ke sistem ERP seperti Odoo untuk mengotomatisasi dan memusatkan proses manajemen aset.
Melalui artikel ini, Anda akan memahami bagaimana cara kelola aset di Odoo agar Anda dapat mengelola aset secara terstruktur—mulai dari pencatatan, depresiasi otomatis, hingga integrasi dengan vendor bill—untuk meningkatkan efisiensi workflow akuntansi.
Apa Itu Asset Management di Odoo?
Asset Management di Odoo adalah fitur yang membantu perusahaan mengelola seluruh aset bisnis dalam satu sistem terintegrasi, mulai dari pencatatan aset hingga proses depresiasi otomatis.
Dengan fitur ini, Anda dapat memantau nilai aset seperti kendaraan, perangkat IT, mesin produksi, dan properti secara lebih terstruktur tanpa pencatatan manual yang rumit.
Jenis Aset yang Bisa Dikelola di Odoo
Odoo memungkinkan perusahaan mengelola berbagai jenis aset dalam satu sistem terintegrasi seperti kendaraan, mesin produksi, perangkat IT, gedung atau properti, serta software atau lisensi bisnis.
1. Kendaraan Perusahaan
Kendaraan operasional seperti mobil kantor, motor distribusi, atau kendaraan logistik dapat dicatat sebagai fixed asset di Odoo. Sistem ini memantau nilai kendaraan setiap tahun melalui depresiasi secara otomatis.
2. Mesin Produksi
Mesin produksi merupakan aset bernilai tinggi yang perlu dipantau secara berkala. Odoo memudahkan pengelolaan nilai pembelian, umur ekonomis, dan jadwal depresiasi otomatis dalam satu dashboard.
3. Perangkat IT
Laptop, komputer kantor, server, dan perangkat IT lainnya dapat dikelola melalui Odoo. Sistem ini membantu perusahaan memantau status perangkat, nilai buku, dan penyusutan aset IT secara terstruktur.
4. Gedung atau Properti
Dengan Odoo, Anda bisa mencatat gedung kantor, gudang, atau properti bisnis sebagai aset jangka panjang.
5. Software dan Lisensi Bisnis
Software ERP, lisensi aplikasi, atau subscription tools dapat dicatat sebagai aset digital. Odoo membantu mengelola biaya lisensi dan nilai aset software secara terorganisir.
Fungsi Mengelola Aset di Odoo
Fitur asset management membantu perusahaan mengelola aset fisik dan digital —mulai dari pembelian hingga depresiasi—secara sistematis.
1. Mencatat Data Aset Perusahaan
Odoo menyimpan seluruh data aset—nama aset, nilai pembelian, lokasi, dan umur ekonomis—dalam satu sistem terpusat. Anda juga bisa memantaunya dengan mudah.
2. Menghitung Depresiasi Otomatis
Sistem membuat jadwal depresiasi otomatis sesuai metode akuntansi perusahaan. Ini membantu meminimalisir proses pencatatan manual yang memakan waktu.
3. Monitoring Nilai Buku Aset
Perusahaan dapat melihat perubahan nilai buku aset secara real-time di Odoo dan mengetahui kondisi finansial aset dengan lebih akurat.
4. Membantu Audit dan Laporan Keuangan
Data aset yang tersimpan rapi mempermudah proses audit internal dan eksternal. Laporan keuangan juga menjadi lebih konsisten karena seluruh data berasal dari satu sistem.
Baca juga: 5 Cara Membuat Laporan Keuangan Odoo: Panduan dari Digivoz
5. Mengurangi Pencatatan Manual
Dengan menggunakan Odoo, Anda dapat meminimalisir risiko human error akibat pencatatan manual di spreadsheet dan meningkatkan efisiensi workflow tim finance.
Cara Membuat Aset Baru di Odoo 19.0
Sebelum mengelola aset, Anda perlu membuat data aset dahulu di Odoo. Proses ini mudah karena seluruh menu terintegrasi dengan modul accounting.
1. Buka Modul Accounting

2. Klik Menu Accounting lalu Pilih Assets

3. Klik Tombol New untuk Membuat Asset Model Baru

4. Isi Informasi Asset Model

Lengkapi data yang diperlukan, seperti:
- Nama aset
- Nilai aset
- Tanggal pembelian
- Asset model
- Vendor
5. Klik Confirm untuk Mengkonfirmasi Aset Anda

Cara Monitoring dan Mengelola Aset di Odoo 19.0
Setelah aset dibuat, Anda perlu memantau nilai dan depresiasinya secara berkala. Odoo menyediakan dashboard asset management untuk memudahkan monitoring aset.
1. Buka Modul Accounting

2. Klik Menu Accounting lalu Pilih Assets

3. Pilih Salah Satu Aset yang Ingin Dipantau

4. Cek Informasi Nilai Buku dan Depresiasi

5. Klik Depreciation Board untuk Melihat Jadwal Depresiasi

6. Gunakan Tombol Modify Depreciation Jika Ingin Mengubah Periode Penyusutan

7. Klik Sell or Dispose Jika Aset Anda Sudah Tidak Digunakan

Baca juga: Cara Membuat Report Accounting di Odoo 18.0 versi Digivoz
Odoo Membantu Mempermudah Pengelolaan Aset Bisnis Anda!
Dengan Odoo, Anda dapat mengotomatisasi depresiasi, memantau nilai buku aset, dan menghubungkan pembelian aset dengan Odoo untuk workflow akuntansi yang efisien dan terintegrasi.
Sistem ini juga mengurangi pencatatan manual dan mempercepat proses audit serta pelaporan keuangan.
Jika bisnis Anda ingin mengelola aset secara modern dan terstruktur, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menggunakan Odoo Accounting.
Sebagai salah satu Odoo partner Indonesia, tim ahli kami siap memberikan dukungan end-to-end–mulai dari konsultasi, pelatihan, migrasi data, hingga pemakaiannya secara real-time–hingga solusi ini memberikan hasil yang nyata.
Hubungi kami sekarang dan beralihlah untuk menggunakan sistem Odoo secara end-to-end!