Pernahkah Anda mengalami kerugian akibat sejumlah stok gudang yang melewati masa berlaku tanpa diketahui sebelumnya?
Selain menimbulkan kerugian, produk yang expired juga dapat merusak kepercayaan pelanggan yang menerimanya.
Untuk mengatasi hal ini, Anda perlu menerapkan expired date pada setiap batch produksi, terutama untuk produk consumable seperti makanan dan obat-obatan.
Agar pengelolaan masa kadaluarsa ini menjadi lebih efisien, Anda bisa menggunakan fitur pengelolaan expired date di Odoo.
Mari simak bagaimana cara menerapkan expired date di Odoo ini agar Anda bisa menjalankan kontrol stok berbasis umur simpannya secara otomatis.
Mengapa Bisnis Perlu Memerhatikan Expired Date?
Dengan memperhatikan expired date ini anda bisa mencegah pengiriman produk kadaluarsa kepada pelanggan, mengurangi kerugian stok, dan menjaga kualitas produk kadaluarsa.
1. Mencegah Produk Kadaluarsa
Dengan pengaturan expired date, Anda bisa mengetahui mana saja produk yang mendekati batas pakai. Tim gudang pun bisa melakukan pengeluaran stok agar produk-produk ini tidak sampai ke tangan pelanggan.
2. Mengurangi Kerugian Stok
Produk yang lewat masa berlaku biasanya tidak bisa dijual sehingga menimbulkan kerugian bisnis. Dengan kontrol tanggal expired ini, Anda bisa menerapkan promo, retur, atau rotasi stok dengan cepat.
3. Menjaga Kualitas Produk
Adanya expired date pada produk memastikan pelanggan hanya mendapatkan produk yang masih layak. Selain menjaga kualitas distribusi produk, reputasi bisnis Anda pun ikut terlindungi.
Manfaat Menggunakan Fitur Expired Date di Odoo
Odoo menghadirkan fitur pengaturan expired date dalam sistem internalnya. Berikut adalah beberapa manfaat yang anda dapatkan saat menggunakan fitur ini:
- Stok Lebih Aman: Sistem akan menyaring stok berdasarkan umur simpannya dan menahan produk berisiko sebelum terlanjur terkirim kepada pelanggan.
- Operasional Lebih Rapi: Fitur ini menjadi panduan bagi tim gudang dalam melakukan rotasi stok dan proses picking secara terarah.
- Keputusan Lebih Terkontrol: Selain mencegah risiko kadaluarsa sejak awal, Anda juga bisa merencanakan pembelian secara lebih presisi.
Baca juga: 5 Cara Mengaktifkan Fitur Tracking Produk di Odoo 19.0
Jenis Tanggal yang Bisa Diterapkan dalam Odoo
Tidak hanya menyediakan satu jenis tanggal kadaluarsa, Odoo menyediakan beberapa parameter waktu sekaligus untuk mengontrol umur simpan produk, yaitu alert date, best before date, removal date, dan expiration date.
1. Alert Date
Tanggal peringatan (alert date) digunakan sebagai sinyal sebelum produk mendekati batas konsumsi. Sistem akan menandai stok ini agar tim gudang bisa segera menindakinya dengan melakukan rotasi stok, evaluasi kualitas, atau memprioritaskan penjualannya.
2. Best Before Date
Best before date adalah batas waktu di mana kualitas produk masih sangat optimal dan layak didistribusikan atau digunakan oleh pelanggan.
Perlu diketahui bahwa sebagian produk masih bisa digunakan setelah tanggal ini lewat–meskipun mengalami penurunan mutu.
3. Removal Date
Selanjutnya adalah tanggal penarikan atau removal date yang menandai batas waktu produk sebaiknya sudah dikeluarkan dari stok aktif gudang. Artinya, produk ini tidak direkomendasikan lagi untuk disimpan terlalu lama.
Barang yang mendekati removal date biasanya dialihkan ke program clearance, diskon, bundling, retur ke supplier, atau penggunaan internal agar tidak menjadi stok mati.
4. Expiration Date
Tanggal terakhir adalah expiration date atau tanggal kadaluarsa akhir di mana produk sudah tidak boleh digunakan atau dijual.
Setelah melewati tanggal ini, produk harus dimusnahkan atau diretur sesuai kebijakan supplier atau regulasi produk agar tidak disalahgunakan.
Cara Menerapkan Expired Date di Odoo
Berikut adalah bagaimana cara menuliskan expired date di Odoo pada stok produk yang Anda simpan:
1. Masuk ke Modul Inventory

2. Klik Configuration lalu Pilih Settings


4. Aktifkan Centang di Kolom Lots & Serial Numbers serta Expiration Dates

5. Klik Tombol Save untuk Simpan Pengaturan

6. Buka Menu Products lalu Pilih Products

7. Pilih Produk yang Anda Ingin Atur

Misalnya, kita akan menggunakan produk berupa Cheese Croissant.

Aturlah apakah Anda ingin tracking produk ini berdasarkan nomor lot atau serialnya.
Baca juga: Nomor Lot di Odoo: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Penggunaannya
9. Klik Tab Inventory dan Klik Centang di Kolom Expiration Date

10. Isilah Seluruh Data yang Dibutuhkan

Jika sudah selesai, sistem Odoo akan otomatis menyimpan dan mengontrol. umur produk di gudang tersebut.
Kelola Umur Simpan Produk Lebih Terkontrol dengan Odoo!
Itulah panduan tentang cara menuliskan expired date di Odoo versi terbaru. Bukan hanya sekadar fitur saja, pengaturan ini menjadi bagian penting dari kontrol kualitas dan risiko stok.
Dengan menerapkan expired date di Odoo, Anda bisa menjaga keamanan produk, menekan kerugian, dan merapikan proses gudang secara menyeluruh.
Sayangnya, ada beberapa fitur modul Inventory ini tidak tersedia di Odoo versi Community. Untuk menggunakannya secara optimal, pertimbangkan untuk melakukan implementasi Odoo Enterprise bersama Digivoz.
Sebagai salah satu Odoo partner Indonesia, tim ahli kami siap memberikan dukungan end-to-end hingga solusi ini memberikan hasil yang nyata.
Hubungi kami sekarang atau isi form konsultasi berikut dan beralihlah untuk menggunakan sistem Odoo secara end-to-end!