Untuk memantau operasional sehari-hari, sebuah bisnis memerlukan adanya report sebagai dasar pengambilan keputusan.
Agar proses pelaporan ini semakin ringkas dan efisien, Anda bisa memanfaatkan tools tambahan lainnya seperti Odoo ERP.
Odoo menyediakan dua jenis report, yaitu report bawaan dan custom report yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan Anda.
Sebelum melihat bagaimana cara membuat custom report Odoo, mari simak beberapa kondisi yang mengharuskan Anda untuk membuat laporan ini.
Alasan Bisnis Perlu Membuat Custom Report Odoo
Kami yakin bahwa setiap bisnis memiliki kebutuhan pelaporan yang berbeda-beda. Tak jarang, laporan standar tidak bisa memenuhi ini semua.
1. Default Report Kurang lengkap
Report bawaan Odoo umumnya bersifat umum dan belum menampilkan detail tertentu yang dibutuhkan bisnis. Jika ingin menambahkan data spesifik, Anda harus menggunakan fitur custom report.
2. Butuh Format Khusus
Beberapa perusahaan membutuhkan format report tertentu untuk internal maupun eksternal. Maka dari itu, mereka harus menggunakan custom report untuk menyesuaikan tampilan, struktur, dan isi report sesuai kebutuhan.
3. Untuk Keperluan Audit atau Meeting
Report yang rapi dan terstruktur sangat membantu saat audit atau presentasi manajemen. Bisnis bisa menyajikan data dengan jelas, tanpa perlu melakukan penyesuaian manual.
Macam-macam Laporan Odoo yang Bisa Dikustomisasi
Dengan Odoo, Anda bisa memilih salah satu antara beberapa laporan berikut untuk dikustomisasi ulang sesuai kebutuhan, mulai dari laporan pajak, neraca, hingga laba rugi.
Invoice Report
Anda bisa mengkustomisasi invoice report yang menampilkan informasi penagihan. Di dalamnya, Anda bisa menyesuaikan logo, format nomor invoice, detail pajak, hingga catatan pembayaran.
Sales Order Report
Sales Order report digunakan untuk menampilkan detail pesanan pelanggan sebelum diproses lebih lanjut. Dengan Odoo, Anda dapat mengatur kolom produk, harga, diskon, serta informasi pelanggan agar sesuai dengan alur penjualan internal.
Purchase Order atau RFQ Report
Jenis report selanjutnya adalah Report Purchase Order atau RFQ (Request for Quotation) yang digunakan untuk berkomunikasi dengan vendor. Anda dapat menyesuaikan struktur item, termin pembayaran, hingga catatan khusus pembelian.
Payment Receipt Report
Payment receipt report berfungsi sebagai bukti pembayaran resmi. Di sini, Anda bisa mengatur tampilan nominal, metode pembayaran, tanggal transaksi, dan informasi akun.
Delivery Note Report
Selanjutnya adalah delivery note report yang digunakan ketika Anda mengirimkan produk ke pelanggan. Anda dapat menyesuaikan detail produk, jumlah, alamat pengiriman, dan referensi dokumen terkait.
Packing Slip Report
Terakhir adalah packing slip report yang berisikan detail pengemasan barang sebelum dikirim. Dengan Odoo, Anda bisa menampilkan informasi seperti daftar item, kuantitas, dan catatan khusus.
Cara Membuat Custom Report di Odoo Studio
Berikut adalah langkah-langkah selengkapnya untuk membuat custom report:
1. Buka Apps dan Cari Modul Odoo Studio

Di sini, Anda harus mengaktifkan modul Odoo Studio dulu sebagai modul utama dalam pembuatan custom report ini.

Pilih opsi Active the Developer Mode yang Anda butuhkan.
3. Klik Tombol Save untuk Mengaktifkan Mode Ini

4. Buka Modul Accounting

5. Klik Menu Customers lalu Invoices

Pilih Invoice yang Akan Diedit

Sebagai contoh, kita akan menggunakan INV/2026/00001 di atas.
7. Klik Icon Odoo Studio di Bagian Kanan Atas

8. Pilih Menu Reports

Klik salah satu report yang ingin Anda kustomisasi. Misalnya, kita akan memilih Invoice.pdf sebagai contohnya.
9. Kustomisasi Report Sesuai Kebutuhan

Di sini, Anda bisa memodifikasi setiap elemen dalam report, misalnya:
- Nama report
- Logo dan identitas perusahaan
- Informasi dokumen
- Informasi pelanggan
- Tabel detail produk atau layanan
- Informasi pajak dan total
- Catatan tambahan dan informasi pembayaran
- Elemen tambahan
Bahkan, Anda juga bisa mengatur format kertas dan report tools yang diinginkan, seperti menambahkan field atau tabel yang dinamis.
10. Klik Tombol Save untuk Menyimpan Custom Report

Kesalahan Umum Saat Membuat Custom Report Odoo
Saat membuat custom report di Odoo, Anda harus menghindari beberapa kesalahan umum berikut agar hasilnya optimal:
- Tidak Aktifkan Mode Studio: Tanpa mengaktifkan Odoo Studio, Anda tidak bisa melakukan kustomisasi report. Pastikan mode ini aktif sebelum mulai mengedit.
- Salah Pilih Field: Memilih field yang tidak relevan dapat membuat report sulit dipahami. Pastikan Anda hanya menampilan data-data penting agar report Anda tetap ringkas dan padat.
- Layout Tidak Rapi Saat Dicetak: Report yang terlihat rapi di layar belum tentu rapi saat dicetak. Untuk itu, selalu lakukan preview print sebelum menggunakannya secara nyata.
Saatnya Membuat Laporan Odoo yang Lebih Powerful!
Itulah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan untuk membuat custom report di Odoo versi terbaru. Dengan fitur kustomisasi ini, Anda bisa menyajikan data bisnis secara lebih relevan, rapi, dan siap digunakan untuk pengambilan keputusan.
Ingin mencoba bagaimana Odoo Studio bisa membantu bisnis Anda lebih efisien? Anda harus menggunakan Odoo Enterprise terlebih dahulu untuk mengaksesnya.
Mari lakukan implementasi Odoo Enterprise dalam bisnis Anda bersama Digivoz. Sebagai salah satu Odoo partner Indonesia terpercaya, kami siap membantu seluruh proses implementasi ERP ini–mulai dari konsultasi, pelatihan, proses migrasi data, hingga pemakaiannya secara real-time.
Siap transformasi bisnis Anda untuk operasional yang lebih efisien? Segera isi form konsultasi berikut dan konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama kami.