Selain mengutamakan strategi ads, Anda juga perlu menyediakan halaman tujuannya yang tepat.
Pebisnis biasanya menggunakan halaman tujuan berbentuk landing page. Maka dari itu, Anda harus membuat landing page sebaik mungkin untuk meningkatkan jumlah pengunjung web yang melakukan tindakan sesuai keinginan bisnis.
Maka dari itu, mari pelajari beberapa elemen penting, beberapa contoh landing page, hingga tips memilih jenisnya yang tepat agar sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Elemen Penting Landing Page yang Sering Dipakai
Biasanya, landing page dibangun atas beberapa elemen inti berikut, seperti headline, elemen visual, call to action, serta social proof.
Headline yang Menarik
Headline berfungsi sebagai kesan pertama yang langsung menarik perhatian pengunjung. Buatlah kalimat headline yang singkat, jelas, dan langsung menyampaikan manfaat utama yang akan didapatkan audiens.
Gambar atau Visual Produk
Gambar produk mempermudah pengunjung agar bisa mengira-ngira tampilan produk atau layanan Anda dengan cepat, tanpa perlu membaca terlalu banyak teks.
Selain itu, landing page yang dilengkapi dengan gambar relevan dan profesional juga akan meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Call to Action (CTA) yang Jelas
CTA menjadi penentu apakah pengunjung Anda akan melakukan aksi atau tidak. Maka dari itu, tombol CTA harus mudah ditemukan, menggunakan kata kerja yang jelas, dan selaras dengan tujuan landing page.
Social Proof (Testimoni dan Rating)
Social proof membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan. Bukti berupa testimoni, rating, atau logo klien dapat meyakinkan pengunjung bahwa produk atau layanan Anda sudah terbukti bagus saat digunakan oleh pihak lain.
Contoh Landing Page Berdasarkan Industrinya
Tidak semua landing page cocok digunakan untuk setiap industri. Maka dari itu, Anda perlu menyesuaikan struktur dan konten landing page agar sesuai dengan karakteristik audiens dan kebutuhan bisnis.
Berikut kami sajikan beberapa contoh landing page berdasarkan industrinya:
1. Landing Page untuk Produk E-Commerce

Landing page e-commerce biasanya menonjolkan produk unggulan, promo, dan harga yang menarik. Untuk itu, Anda perlu fokus untuk mendorong agar pengunjung melakukan pembelian cepat.
Maka dari itu, gunakanlah visual produk yang kuat, CTA jelas, dan elemen urgency seperti stok produk yang terbatas.
Baca juga: 5 Cara Membuat Website E-Commerce untuk UMKM versi Digivoz
2. Landing Page untuk Pendidikan dan Kursus Online

Landing page di industri pendidikan biasanya menekankan manfaat belajar, kurikulum, dan hasil yang akan diperoleh peserta.
Jangan lupa untuk menampilkan juga testimoni alumni dan preview materi agar calon siswa lebih percaya terhadap brand Anda.
3. Landing Page untuk Aplikasi atau Software

Contoh landing page selanjutnya adalah landing page aplikasi atau software yang berisikan konten-konten untuk menjawab pertanyaan pengguna.
Biasanya, halaman ini memuat fitur utama, keunggulan kompetitif, dan opsi demo atau free trial untuk mendorong agar pengunjung melakukan registrasi.
4. Landing Page untuk Event dan Webinar

Selanjutnya adalah landing page event yang dirancang untuk mengajak agar pengunjung mendaftar. Halaman ini memuat informasi seperti topik, pembicara, jadwal, dan benefit mengikuti event secara ringkas dan persuasif.
Contoh Landing Page Berdasarkan Tujuannya
Selain industri, landing page ini juga dibagi berdasarkan tujuan pembuatannya. Tujuan ini akan menentukan bentuk landing page yang Anda gunakan.
Berikut adalah beberapa contoh landing page untuk penjualan produk, event dan edukasi, pengumpulan leads, promosi aplikasi, dan kampanye diskon:
1. Landing Page untuk Employer Branding dan Rekrutmen

Landing page ini dibuat untuk menarik kandidat kerja. Halaman ini menampilkan budaya perusahaan, nilai kerja, testimoni karyawan, serta posisi yang sedang dibuka. Anda juga bisa menampilkan CTA seperti “Lamar Sekarang” atau “Gabung Tim Kami”.
2. Landing Page untuk Awareness Campaign

Halaman ini dibuat untuk mengedukasi audiens tentang sebuah masalah. Di sini, konten-konten yang bisa Anda temukan adalah penjelasan masalah, dampak yang sering terjadi, dan insight yang membuka wawasan pengunjung.
3. Landing Page untuk Pengumpulan Leads

Landing page ini berisikan penawaran berbagai konten gratis, seperti ebook, template, atau checklist. Halaman ini ditujukan untuk menukar value dengan data pengunjung, seperti email atau nomor kontak.
4. Landing Page untuk Re-Engagement atau Retargeting

Landing page ini berisikan ajakan, seperti klaim diskon untuk pengunjung yang belum pernah melakukan konversi dalam website. Buatlah konten yang lebih personal, ringkas, dan langsung ke poin karena audiens sudah familiar dengan brand.
Tips Memilih Landing Page yang Tepat
Anda tidak bisa memilih landing page secara asal. Perhatikan beberapa hal penting berikut agar kampanye berjalan efektif.
- Sesuaikan dengan Tujuan Kampanye: Pastikan satu landing page hanya memiliki satu tujuan utama. Dengan ini, Anda bisa fokus menyampaikan satu pesan saja yang mudah dipahami pengunjung.
- Tentukan Satu CTA Utama: Terlalu banyak CTA justru membingungkan audiens. Buatlah satu CTA utama saja untuk meningkatkan peluang konversi.
- Kenali Target Audiens: Sesuaikan bahasa, desain, dan pesan dengan karakter audiens. Semakin relevan konten, semakin tinggi peluang pengunjung melakukan transaksi.
- Pilih Format Paling Sederhana: Landing page tidak perlu terlalu kompleks. Buatlah struktur yang sederhana agar pengunjung mengambil keputusan.
- Ukur Hasil dan Lakukan Optimasi: Evaluasi landing page Anda secara berkala untuk melihat mana versi yang paling efektif.
Baca juga: Pentingnya Jasa Pembuatan Landing Page Profesional untuk Bisnis
Buatlah Landing Page yang Tepat untuk Maksimalkan Hasil Kampanye!
Itulah beberapa contoh landing page yang bisa Anda gunakan. Dengan memahami elemen, contoh, dan tips memilih yang tepat, Anda bisa meningkatkan efektivitas kampanye bisnis dengan signifikan.
Jika Anda tidak ingin repot-repot membuat halaman ini, serahkan kebutuhan Anda kepada pihak konsultan IT terpercaya, seperti Digivoz.
Bersama Digivoz, salah satu penyedia jasa pembuatan website profesional ini, Anda bisa membuat beragam jenis website yang fleksibel dan responsif untuk perangkat apa pun, mulai dari company profile, e-commerce, LMS, hingga website bisnis.
Segera isi form konsultasi berikut dan konsultasikan kebutuhan website Anda bersama kami!