5 Contoh Email Marketing yang Menarik dan Cara Membuatnya

Di tengah banyaknya channel digital marketing, email marketing masih menjadi salah satu strategi yang paling efektif untuk menjangkau audiens secara personal.

Sayangnya, tidak sedikit bisnis yang gagal memaksimalkan strategi ini karena isi email yang monoton, tidak relevan, atau dianggap sebagai pesan spam.

Maka dari itu, bacalah artikel ini untuk menemukan contoh email marketing yang menarik sekaligus gambaran tentang bagaimana cara merancang email agar lebih efektif dan berdampak!

Mengapa Email Marketing Harus Menarik?

Berikut adalah beberapa keuntungan yang didapatkan jika Anda membuat email marketing yang menarik, yaitu meningkatkan kepercayaan audiens, meminimalisir ketidaknyamanan pelanggan, dan meningkatkan CTR dan open rate.

Mengapa Email Marketing Harus Menarik
  • Membuat Audiens Tidak Merasa Spam: Email yang sesuai dengan kebutuhan audiens akan terasa lebih personal sehingga mereka tidak merasa terganggu.
  • Mendukung Branding dan Kepercayaan Pelanggan: Email yang dibuat dengan gaya bahasa dan pesan konsisten akan memperkuat citra brand dan membentuk kepercayaan pelanggan.
  • Meningkatkan Open Rate dan Click-Through Rate: Email dengan subject line dan konten yang menarik mendorong penerima untuk membacanya sehingga meningkatkan peluang klik dan konversi.

Baca juga: 10 Cara Meningkatkan Penjualan Bisnis untuk Tingkatkan Omzet

Struktur Email Marketing yang Menarik

Biasanya, sebuah email marketing tersusun dari empat elemen di bawah ini, yaitu subject line, opening, isi, dan tombol call to action.

Struktur Email Marketing yang Menarik

1. Subject Line

Subject line menjadi bagian email marketing pertama yang menentukan: apakah email dibuka atau tidak? Untuk itu, buatlah subject dengan  kalimat singkat yang relevan dengan isi email.

2. Opening Email

Opening email berisikan sapaan personal yang membuat brand terasa lebih dekat kepada pembaca. Mereka akan merasa bahwa email tersebut memang ditujukan untuknya.

3. Isi Email

Isi email sebaiknya tidak berisikan paragraf panjang yang melelahkan. Bagian ini harus memuat poin-poin utama yang disampaikan secara langsung dan jelas.

4. Call to Action

Terakhir adalah tombol CTA (Call to Action) di akhir email yang membantu audiens memahami tindakan apa yang perlu dilakukan selanjutnya.

Contoh Email Marketing yang Menarik Berdasarkan Tujuannya

Tak perlu berlama-lama lagi, berikut beberapa contoh email marketing berdasarkan tujuan penggunaannya yang bisa Anda tiru.

Contoh Email Marketing Promosi Produk

Contoh pertama adalah email promosi yang berisikan penawaran menarik untuk mendorong penjualan. Email ini menghadirkan headline yang kuat dan CTA yang jelas agar audiens segera bertindak.

Contoh email marketing:

Subject: Diskon Spesial untuk Anda!

Halo [nama],

Kami punya kabar baik untuk Anda!
Nikmati diskon spesial hingga 30% untuk produk pilihan kami, khusus untuk periode terbatas.

✨ Promo ini hanya berlaku sampai akhir minggu ini.
Klik tombol di bawah dan dapatkan penawarannya sekarang.

[Belanja Sekarang]

Salam,
Tim Digivoz

Contoh Email Newsletter

Email newsletter berfungsi membangun hubungan jangka panjang dengan subscriber. Isinya berfokus pada edukasi, insight, atau update terbaru tentang produk atau jasa yang ditawarkan.

Contoh email marketing:

Subject: Insight Mingguan: Tips Digital Marketing untuk Bisnis Anda

Halo [nama],

Di edisi newsletter kali ini, kami membagikan tips singkat tentang cara meningkatkan performa digital marketing tanpa harus menambah budget besar.

Baca selengkapnya melalui link berikut.
[Pelajari Sekarang]

Salam hangat,
Digivoz

Contoh Email Follow Up Pelanggan

Selanjutnya adalah email follow up yang dikirimkan setelah pelanggan melakukan pendaftaran, pembelian, atau meeting. Tujuannya adalah menjaga komunikasi dan mendorong engagement lanjutan.

Contoh email marketing:

Subject: Terima Kasih Banyak Telah Berlangganan!

Halo [nama],

Terima kasih telah menggunakan layanan kami.
Kami ingin memastikan Anda mendapatkan manfaat maksimal dari solusi yang telah dipilih.

Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin diskusi lebih lanjut, tim kami siap membantu.
[Hubungi Kami]

Salam,
Tim Digivoz

Contoh Email Welcome Series

Welcome email merupakan email yang dikirimkan setelah pelanggan mengaktifkan langganan tertentu. Email ini fokus untuk mengenalkan brand, value, dan manfaat yang diterima subscriber ke depannya.

Contoh email marketing:

Subject: Selamat Datang!

Halo [nama],

Selamat bergabung bersama Digivoz!
Kami akan rutin mengirimkan insight, tips, dan update seputar digital marketing untuk membantu bisnis Anda berkembang.

Sebagai langkah awal, silakan kenali layanan kami lebih lanjut melalui link berikut.
[Kenali Digivoz]

Salam,
Tim Digivoz

Contoh Email Re-engagement

Terakhir adalah email re-engagement yang ditujukan untuk subscriber yang sudah lama tidak aktif. Email ini mengajak mereka kembali menggunakan produk atau jasa Anda dengan persuasif.

Contoh email marketing:

Subject: Kami Rindu Anda!

Halo [nama],

Sudah lama kami tidak mendengar kabar dari Anda.
Sebagai apresiasi, kami menyiapkan penawaran khusus yang mungkin Anda butuhkan saat ini.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk kembali terhubung dengan kami.
[Lihat Penawaran]

Salam,
Digivoz

Baca juga: 7 Customer Engagement Platform Terbaik untuk Tim Layanan Pelanggan

Cara Membuat Email Marketing yang Menarik

Setelah melihat berbagai contoh email marketing di atas, saatnya memahami bagaimana cara menyusunnya dengan tepat.

Ikuti langkah-langkah di bawah ini!

1. Tentukan Tujuan Email Marketing

Menentukan Tujuan Email Marketing

Pertama-tama. tentukan apakah email ini ditujukan untuk kebutuhan promosi, edukasi, atau menjaga hubungan pelanggan? Tujuan ini akan memengaruhi gaya bahasa dan struktur konten email.

2. Kenali Target Audiens

Segmentasi audiens berdasarkan minat dan perilakunya. Dengan ini, Anda bisa membuat email yang jauh lebih relevan dan efektif dibandingkan email massal.

3. Tulislah Subject Line yang Menarik

Menulis Subject Line yang Menarik

Tulislah subject line yang jujur dan sesuai email. Hindari menuliskan clickbait berlebihan yang justru menurunkan kepercayaan audiens saat mereka membuka email Anda.

4. Susun Konten Email yang Efektif

Susunlah email dengan bahasa sederhana dan langsung ke poin utama. Fokuskan isinya pada manfaat yang akan diperoleh audiens.

5. Tambahkan Call to Action yang Jelas

Menambahkan Call to Action yang Jelas

Terakhir, berikan satu tombol CTA utama untuk setiap email yang Anda buat. CTA yang jelas membantu audiens mengambil keputusan dengan cepat.

6. Optimalkan Desain dan Tampilan Email

Terakhir, pastikan Anda mendesain email yang responsif dan bisa dibaca dengan nyaman di perangkat mobile. Gunakan layout sederhana agar isi email Anda mudah dipahami.

Saatnya Maksimalkan Email Marketing Bisnis Anda!

Itulah beberapa contoh email marketing yang menarik beserta cara membuatnya. Dengan mengikuti panduan di atas, diharapkan Anda bisa membuat pesan email yang efektif untuks meningkatkan engagement dan konversi.

Untuk meningkatkan brand awareness dan konversi dalam bisnis, mari konsultasikan strategi pemasaran digital Anda bersama Digivoz, salah satu penyedia jasa digital marketing terbaik.

Di sini, kami bisa membantu menyusunkan strategi marketing yang Anda butuhkan, mulai dari SEO, ads, hingga customer relationship management yang bisa diukur.

Siap transformasi bisnis Anda untuk operasional yang lebih efisien? Segera isi form konsultasi berikut dan konsultasikan kebutuhan bisnis Anda bersama kami!

Scroll to Top