Bisnis dapat memperoleh omzet tambahan jika menggunakan lebih dari satu jenis marketplace. Namun, hal ini juga membuat mereka harus menghadapi tantangan operasional yang kompleks.
Banyak dari mereka yang menginput pesanan secara manual, menghadapi stok yang tidak sinkron antar-marketplace, dan kesulitan membuat laporan penjualan karena data tersebar di berbagai platform.
Jika dibiarkan, kondisi ini meningkatkan risiko human error, overselling, keterlambatan order, dan menurunkan efisiensi operasional.
Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan Odoo untuk menghubungkan beberapa marketplace—seperti Shopee dan Lazada—dengan sistem tersebut.
Mari pelajari bagaimana cara menghubungkan marketplace ke Odoo agar proses order, sinkronisasi stok, dan pengelolaan data bisnis berjalan otomatis, real-time, dan terpusat.
Manfaat Integrasi Marketplace dengan Odoo
Integrasi marketplace dengan ERP membantu bisnis berjalan lebih efisien dan terstruktur. Berikut adalah beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan
- Operasional Lebih Otomatis: Proses order, stok, dan customer berjalan otomatis tanpa banyak input manual.
- Data Penjualan Terpusat: Semua data marketplace masuk ke satu sistem ERP.
- Mengurangi Kesalahan Manual: Integrasi mengurangi risiko kesalahan input data.
- Stok Lebih Akurat: Perubahan stok langsung terupdate di seluruh marketplace.
- Laporan Bisnis Lebih Mudah: Data penjualan dari berbagai marketplace dapat dianalisis dalam satu dashboard.
- Mendukung Omnichannel Bisnis: Dengan Odoo, Anda dapat mengelola berbagai channel penjualan dalam satu sistem terintegrasi.
Cara Kerja Integrasi Marketplace di Odoo
Dengan integrasi marketplace, proses penjualan bisnis dalam marketplace akan berjalan otomatis dan terhubung langsung ke sistem ERP Odoo.
Mari kita simak bagaimana sistem ini bekerja:
1. Order Otomatis Masuk ke Sistem Odoo
Setiap pesanan dari marketplace otomatis masuk ke modul Sales Odoo tanpa harus diinput ulang.
2. Produk Dicocokkan Berdasarkan SKU
Odoo mencocokkan produk marketplace dengan produk di sistem menggunakan SKU yang sama.
3. Stok Diperbarui Secara Otomatis
Setiap penjualan di marketplace otomatis mengurangi stok di Odoo untuk menjaga akurasi inventory secara real-time.
Baca juga: 6 Cara Membuat Report Inventory di Odoo 19.0 dengan Tepat
4. Sinkronisasi Berjalan Real-Time
Integrasi memastikan data order, stok, dan customer selalu terupdate otomatis serta membuat operasional berjalan lebih cepat dan efisien.
Cara Menghubungkan Shopee ke Odoo
Pastikan Anda memiliki akun Shopee Seller Center dan modul connector marketplace yang kompatibel dengan Odoo 19.0.
Mari ikuti langkah-langkah berikut yang diambil berdasarkan perpaduan video dari channel Odoo APAC dan mitra Odoo resmi, yaitu Nurosoft Consulting, untuk menginstall modul tersebut menghubungkan Shopee ke Odoo:
1. Masuk ke Modul Apps

2. Cari Modul Shopee Connector

Klik Activate untuk mengunduh modul.
3. Masuk ke Modul Sales

4. Klik Configuration dan Cek Menu Shopee

5. Masuk ke Tautan Open.shopee.com untuk Membuat Akun Shopee Developer

6. Masuk ke App List dan Pilih Salah Satu App

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
7. Salin Live Partner_id dan Live API Partner Key

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
8. Masuk ke Modul Sales

9. Klik Configuration dan Pilih Accounts di Bagian Shopee

10. Klik New untuk Membuat Akun Shopee Baru

11. Masukkan Partner_id dan API Partner Key yang Didapatkan

Jangan lupa ubah API Endpoint menjadi Shopee Production Endpoint (Singapore).
Klik tombol Save and Authorize jika sudah selesai.
Baca juga: API pada Odoo: Pengertian, Fitur-fitur, dan Penggunaannya
12. Pilih Akun Shopee Anda lalu Klik Tombol Authorize Shop

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
13. Login Akun Toko Shopee Anda

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
14. Klik Icon Shops dan Pilihlah Satu Akun Toko Shopee Anda

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
Cara Menghubungkan Produk Shopee ke Odoo
Agar produk Shopee dan ODO terhubung, Anda perlu memastikan bahwa Internal Reference di Odoo dan SKU Induk di Shopee harus sama agar sinkronisasi berhasil.
Jika sudah, mari pelajari bagaimana menghubungkannya:
1. Klik Icon Shopee Items

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
2. Klik New untuk Menambahkan Produk

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
3. Pilih Produk dan Toko

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
4. Masukkan Shopee Item ID

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
Nomor ini dapat Anda peroleh melalui tab Produk Saya di website Shopee Seller.
5. Beri Ceklis di Kolom Synchronized

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
6. Kembali ke Akun Toko Shopee Anda

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
7. Beri Ceklis di Kolom Synchronize Inventory

Sumber: Channel Youtube Odoo APAC Official
Menu ini akan memunculkan tombol Synch Inventory untuk otomatis meng-update stok Shopee di Odoo secara manual.
Cara Menghubungkan Lazada ke Odoo ERP
Selain Shopee, Anda dapat menghubungkan Lazada ke Odoo agar operasional bisnis lebih terintegrasi.
Pastikan Anda sudah memiliki akun Lazada Seller Center dan mengunduh modul Lazada Connector terlebih dahulu.
1. Masuk ke Modul Apps

2. Cari Modul Lazada Connector

Klik Activate untuk mengunduh modul.
3. Buka Website Lazada Open Platform

Klik tombol Create Account atau Sign Up.
4. Isi Informasi Dasar Akun

Lengkapi data seperti nama, email, password dan lakukan verifikasi akun.
5. Klik Profile dan Pilih Jenis Mitra

Pilih salah satu jenis akun, antara Personal Self-Developed, Enterprise Self-Developed, atau Enterprise Commersial.
6. Isi Data Personal yang Diminta

Klik Submit jika sudah selesai.
8. Masuk ke Menu App Console Setelah Akun Disetujui

Sumber: Website Resmi Odoo
9. Pilih Application Management lalu Klik Create App

10. Pilih Seller Internal App sebagai Kategori Aplikasi

Klik tombol Create App jika sudah memilihnya.
11. Isi Detail Aplikasi

Lengkapi data berikut:
- Nama aplikasi
- URL aplikasi
- Deskripsi aplikasi
- Logo aplikasi
Klik Confirm jika sudah mengisi semuanya.
12. Salin App Key dan App Secret Jika Sudah Disetujui

13. Masuk ke Modul Sales

14. Klik Configuration dan Pilih Shops di Bagian Lazada

15. Klik Tombol Connects New Shop

16. Masukkan Informasi Akun Lazada

Sumber: Website Resmi Odoo
Isi data berikut:
- Nama toko
- App Key
- App Secret
- Marketplace Lazada: Misalnya lazada.com.my atau lazada.co.id
Klik tombol Connect Shop jika sudah selesai.
17. Login ke Akun Seller Lazada

Masuk menggunakan akun Seller Lazada lalu izinkan akses integrasi ke Odoo.
18. Masuk ke Modul Sales

19. Klik Configuration Kemudian Pilih Shops di Bagian Lazada

Sumber: Website Resmi Odoo
Jika berhasil, daftar marketplace Lazada akan muncul otomatis di Odoo.
Produk Lazada biasanya akan mulai tersinkron otomatis saat koneksi berhasil. Namun, Anda juga dapat menggunakan tombol Synchronize Catalog untuk meng-update katalog produk dari Lazada secara otomatis.
Saatnya Integrasikan Marketplace Bisnis Anda dengan Odoo!
Mengelola marketplace secara manual tidak lagi efektif untuk bisnis modern. Dengan menghubungkan marketplace ke Odoo, Anda dapat mengotomatiskan operasional, menyinkronkan stok secara real-time, dan mengelola seluruh penjualan dalam satu sistem terintegrasi.
Jika Anda ingin membangun sistem omnichannel yang efisien dan scalable, pertimbangkan untuk melakukan implementasi Odoo ERP sepenuhnya bersama Digivoz.
Sebagai salah satu Odoo partner Indonesia, tim ahli kami siap memberikan dukungan end-to-end–mulai dari konsultasi, pelatihan, migrasi data, hingga pemakaiannya secara real-time–hingga solusi ini memberikan hasil yang nyata.
Hubungi kami sekarang dan beralihlah untuk menggunakan sistem Odoo secara end-to-end!
Konsultasikan integrasi Odoo untuk bisnis Anda bersama Digivoz dan optimalkan operasional marketplace agar lebih cepat, terstruktur, dan siap berkembang.