Apakah produksi Anda berjalan, namun hasilnya belum optimal karena bottleneck mesin, jadwal yang bentrok, atau biaya yang sulit diprediksi?
Masalah ini umumnya terjadi bukan karena kurangnya tools, melainkan karena pengelolaan sumber daya produksi yang belum optimal.
Untuk mengatasi ini, Anda bisa melakukan pengelolaan work center untuk mengorganisir area atau stasiun kerja dalam proses produksi untuk meningkatkan efisiensi, merencanakan jadwal produksi, hingga menyatukan sumber daya.
Menariknya, fitur ini dapat Anda temukan dalam Odoo ERP, sebuah sistem Enterprise Resource Planning berbasis open-source yang mengintegrasikan setiap operasional bisnis.
Sebelum memahami cara mengelola work center di Odoo, mari pahami apa pengaturan yang harus diperhatikan, fungsinya, dan cara membuatnya.
Pengaturan Penting dalam Work Center
Sebelum digunakan, work center harus dikonfigurasi dengan parameter penting untuk memastikan hasil produksi yang akurat dan efisien.
1. Time Efficiency
Time efficiency menentukan seberapa cepat work center bekerja dibandingkan dengan estimasi standar. Jika nilainya rendah, proses produksi akan lebih lama. Sebaliknya, nilai tinggi menunjukkan proses lebih cepat dari estimasi.
2. Capacity
Capacity menunjukkan jumlah unit yang dapat diproses secara bersamaan di satu work center. Kapasitas yang lebih besar memungkinkan proses produksi massal selesai dalam waktu singkat.
3. OEE Target
OEE (Overall Equipment Effectiveness) adalah indikator efektivitas kerja work center dalam kondisi ideal. Nilai ini membantu mengukur performa produksi dan mengidentifikasi potensi inefisiensi.
4. Set up and Cleanup Time
Setup time adalah waktu persiapan sebelum produksi, sedangkan cleanup time adalah waktu setelah produksi selesai. Kedua faktor ini membantu memastikan estimasi durasi produksi tetap realistis.
5. Cost Per Hour
Terakhir adalah Cost per hour yang digunakan untuk menghitung biaya operasional work center per jam. Data ini langsung memengaruhi perhitungan biaya produksi pada Manufacturing Order.
Cara Membuat Work Center di Odoo Manufacturing
Mari ikuti panduan tentang cara membuat work center di Odoo versi terbaru ini:
1. Masuk ke Modul Manufacturing

2. Klik Configuration lalu Pilih Work Centers

3. Klik Tombol New di Sisi Kiri untuk Membuat Work Center Baru

4. Isi Detail Work Center yang Dibutuhkan

Isi beberapa form yang diperlukan, seperti nama work center, kode sebagai identitasnya, total waktu kerja, informasi produksi, dan kapasitas produk jika diperlukan.
Cara Mengelola Work Center di Odoo Manufacturing dengan Efektif
Setelah work center dibuat, pastikan seluruh proses berjalan optimal. Berikut alur yang dapat langsung Anda terapkan di modul Manufacturing Odoo:
1. Masuk ke Modul Manufacturing

2. Klik Menu Configuration dan Settings

3. Centang Opsi Work Orders

Klik tombol Save untuk menyimpan perubahan.
4. Klik Menu Configuration lalu Work Center untuk Mengupdate Work Center

Lakukan penyesuaian pada Capacity, Time Efficiency, dan Working Hours.
5. Klik Opsi Products lalu Pilih Bill of Materials

Baca juga: Cara Membuat Bill of Materials di Odoo Manufacture versi 19.0
6. Pilih Produk yang Ingin Diproduksi

Sebagai contohnya, kita akan memilih Desk Combination.
7. Buka Tab Operations dan Tentukan Work Center di Setiap Proses Produksi

Manfaat Mengelola Work Center di Odoo
Dengan mengelola work center di Odoo dengan tepat, Anda bisa mendapatkan beberapa manfaat berikut:
1. Produksi Lebih Terjadwal
Dengan work center, setiap proses produksi memiliki jadwal yang jelas berdasarkan kapasitas dan waktu kerja. Hal ini dapat meminimalisir risiko bentrok jadwal produksi.
Baca juga: 13 Cara Membuat Perencanaan Produksi di Odoo Versi 19.0
2. Kapasitas Lebih Terkontrol
Anda dapat mengetahui batas maksimal produksi setiap work center untuk menghindari overload atau underutilisasi sumber daya.
3. Efisiensi Kerja Meningkat
Dengan Odoo, Anda bisa mengatur time efficiency dan OEE untuk meningkatkan produktivitas tim dan mesin. Proses produksi menjadi lebih optimal dan minim pemborosan.
4. Biaya Produksi Lebih Akurat
Dengan cost per hour, Odoo ERP dapat menghitung biaya produksi secara otomatis sehingga Anda bisa mendapatkan perkiraan profit yang lebih akurat.
5. Operasional Lebih Rapi
Odoo mampu mengorganisir seluruh proses produksi dalam satu sistem terintegrasi sehingga tim internal Anda dapat berkoordinasi dan memantau operasional bisnis secara keseluruhan.
6. Mengurangi Risiko Bottleneck Produksi
Dengan monitoring beban kerja setiap work center, Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi titik bottleneck dalam proses produksi.
7. Pengambilan Keputusan Lebih Cepat dan Tepat
Data performa work center seperti load, OEE, dan durasi produksi tersedia secara real-time. Dengan informasi ini, Anda dapat mengambil keputusan operasional berbasis data dengan lebih cepat.
Optimalkan Produksi Anda dengan Work Center yang Tepat
Mengelola work center bukan hanya tentang pengaturan teknis, tetapi juga mengoptimalkan seluruh proses produksi agar lebih efisien, terukur, dan scalable.
Dengan memahami bagaimana cara work center di Odoo, Anda dapat meningkatkan kapasitas produksi, mengontrol biaya, dan memastikan setiap proses berjalan sesuai rencana.
Jika Anda tertarik untuk menggunakan modul ini, pertimbangkan untuk melakukan implementasi Odoo ERP bersama Digivoz.
Sebagai salah satu Odoo partner Indonesia, tim ahli kami siap memberikan dukungan end-to-end–mulai dari konsultasi, pelatihan, migrasi data, hingga pemakaiannya secara real-time–hingga solusi ini memberikan hasil yang nyata.
Hubungi kami sekarang dan beralihlah untuk menggunakan sistem Odoo secara end-to-end!